• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Sports Arena
Advertisement
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
Sports Arena
No Result
View All Result
Home FIGHT

Evander Holyfield: Pukulan Foreman Lebih Keras Dibanding Tyson dan Lewis

January 29, 2025
in FIGHT, FIGHT INTERNASIONAL
0
Evander Holyfield: Pukulan Foreman Lebih Keras Dibanding Tyson dan Lewis

Legenda Tinju dunia, Evander Holyfield. (Getty Images/Stuart C. Wilson)

Share on FacebookShare on Twitter

Sports Arena – Evander Holyfield sudah banyak menghadapi petinju top dan legendaris. Ia lalu menyebut petinju yang pukulannya paling keras versi dirinya.

Holyfield adalah salah satu legenda tinju dunia. Ia bisa bersaing di era 80-an dan 90-an yang dipenuhi banyak petinju top dan legendaris.

Di antara petinju-petinju yang pernah dihadapi, Holyfield sudah menetapkan pilihan petinju yang punya pukulan keras. Petinju tersebut bukanlah Mike Tyson yang selama ini disebut sebagai ‘Baddest Man on The Planet’ atau Lennox Lewis yang pernah mengalahkan dirinya.

Berita Terkini:

  • Pecco Bagnaia Pantang Panik Jelang MotoGP Thailand
  • Timnas U-17 Indonesia Kalahkan Tuan Rumah Kuwait
  • Aryna Sabalenka Jadi Petenis Nomor Satu Dunia

Petinju yang diakui oleh Holyfield punya pukulan paling keras adalah George Foreman. Pengakuan ini terbilang menarik karena Holyfield menghadapi Foreman saat sang lawan sudah berusia 42 tahun. Sedangkan Holyfield saat itu masih berumur 29 tahun.

“Sosok yang memukul saya paling keras adalah George Foreman. Dia memukul saya di ronde ke-11. Saya lalu kembali ke sudut dan berkata [pada tim],’Apakah dia membuat gigi saya rontok?’,” ucap Holyfield seperti dikutip dari Mirror.

George Foreman Vs. Evander Holyfield.

Dalam duel tersebut, Holyfield berhasil mengalahkan George Foreman untuk mempertahankan sabuk kelas berat versi WBA, IBF, dan WBC.

Usai menang lawan Foreman, Holyfield lalu mengalahkan Bert Cooper dan Larry Holmes. Namun setelah itu Holyfield kalah dari Riddick Bowe di tahuhn 1992 dan kehilangan semua sabuk tersebut.

Karier Holyfield kemudian naik-turun dengan beberapa kali menang-kalah sehingga ia sempat jadi juara dunia lalu kehilangan sabuk tersebut.

Momen terbaik Holyfield adalah saat ia mengalahkan Mike Tyson di 1996 dan menang diskualifikasi setahun kemudian untuk merebut sabuk WBA. Namun Holyfield harus mengakui keunggulan Lennox Lewis di tahun 1999 dan kehilangan sabuk juara dunia.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Sports Arena, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Twitter dan TikTok.

Tags: Evander HolyfieldGeorge ForemanLennox LewisMike Tyson
Previous Post

Dikalahkan Man/Tee, Fajar/Rian Gagal Rajai Indonesia Masters 2025

Next Post

Pordasi dan Sarga Kolaborasi, Luncurkan Kalender Berkuda 2025

Next Post
Sarga menggelar peluncuran kalender berkuda bersama PORDASI. Dok: Sarga

Pordasi dan Sarga Kolaborasi, Luncurkan Kalender Berkuda 2025

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dikalahkan Pecatur Muda, Magnus Carlsen Gebrak Meja

Dikalahkan Pecatur Muda, Magnus Carlsen Gebrak Meja

June 3, 2025
Ngaku Jadi Pemain AC Milan, Novak Djokovic ‘Tipu’ YouTuber IShowSpeed

Ngaku Jadi Pemain AC Milan, Novak Djokovic ‘Tipu’ YouTuber IShowSpeed

November 1, 2023
Waketum PSSI, Zainudin Amali (tengah)

Beda Target Menpora dengan PSSI untuk Timnas Indonesia U-22

November 27, 2025
Djokovic Melenggang, Tsitsipas Tersingkir dari US Open 2023

Djokovic Melenggang, Tsitsipas Tersingkir dari US Open 2023

August 31, 2023
Indonesia targetkan empat besarr di AVC Challenge CUp 2023

Jadi Tuan Rumah AVC Challenge Cup, Indonesia Incar Empat Besar

June 13, 2023
MLSC Seri 2 Surabaya 2025-2026 selesai digelar

Jacksen Tiago Puji Talenta Surabaya Usai MLSC Seri 2 2025-2026

May 17, 2026
Penyerahan trofi HYDROPLUS Soccer League Bandung

Mojang Priangan dan Akademi Persib Wakili Seri Bandung di Putaran Final All-Stars

May 16, 2026
Audisi PB Djarum 2026

Audisi Umum PB Djarum 2026 Digelar di 3 Kota, Perburuan Bibit Emas Dimulai

May 8, 2026
Jumpa pers Lay's sebagai Official Sponsor Piala Dunia 2026

Euforia Piala Dunia 2026 Makin Seru, Lay’s Tebar Hadiah Kartu Panini Edisi Terbatas

May 8, 2026
Pemenang MLSC Bekasi Seri 2

Generasi Emas Sepak Bola Putri Bekasi Bersinar di MLSC Seri 2

May 4, 2026

Recent News

MLSC Seri 2 Surabaya 2025-2026 selesai digelar

Jacksen Tiago Puji Talenta Surabaya Usai MLSC Seri 2 2025-2026

May 17, 2026
Penyerahan trofi HYDROPLUS Soccer League Bandung

Mojang Priangan dan Akademi Persib Wakili Seri Bandung di Putaran Final All-Stars

May 16, 2026
Audisi PB Djarum 2026

Audisi Umum PB Djarum 2026 Digelar di 3 Kota, Perburuan Bibit Emas Dimulai

May 8, 2026
Jumpa pers Lay's sebagai Official Sponsor Piala Dunia 2026

Euforia Piala Dunia 2026 Makin Seru, Lay’s Tebar Hadiah Kartu Panini Edisi Terbatas

May 8, 2026
Sports Arena

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022

No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022