Sports Arena – Pebalap Aprilia Racing, Maverick Vinales mengeluhkan kecepatan motornya saat tampil di MotoGP Argentina, Minggu (2/4) kemarin.
Motor RS-GP miliknya seolah tidak bisa dipacu untuk melesat dengan kencang di trek yang basah.
Dalam balapan di Sirkuit Termas de Rio Hondo itu, para pebalap memang dibuat kewalahan dengan kondisi lintasan yang basah akibat guyuran hujan.
Terkini:
- Dito Ariotedjo Resmi Dilantik Jadi Menpora
- Juara Spain Masters, Gregoria Kubur Mimpi Ratu Bulutangkis Terkaya Dunia
- Atlet Israel Dipastikan Jadi Peserta ANOC World Beach Games 2023
Salah satu yang dibuat frustasi karena lintasan basah itu adalah Maverick Vinales. Ia susah payah untuk bisa melawan para rivalnya dan hanya mampu finish ke-12.
Hasil ini jelas mengecewakan mengingat Vinales sudah haus akan banyak poin. Seusai balapan, ia menyalahkan RS-GP yang memang tidak bisa dipacu dengan maksimal. Hal ini harus segera diperbaiki agar tak terulang lagi.
“Kami sama sekali tidak memiliki pengalaman dengan motor ini dan karena itu tidak ada data saat basah. Tidak jelas bagi saya mengapa kami mengalami masalah seperti itu. Kami harus menganalisisnya dengan para teknisi,” ucap Vinales.
“Satu-satunya hal yang bisa saya katakan adalah bahwa motornya tidak mau bergerak maju dengan maksimal. Benar-benar tidak ada grip sama sekali,” tukas pebalap yang khas dengan julukan Top Gun tersebut.
Hasil negatif sejatinya tidak dialami Vinales saja. Aleix Espargaro selaku tandem Vinales juga kewalahan dengan RS-GP dan finish nomor tiga dari belakang.