Sports Arena – Barcelona hancur lebur saat menghadapi Sevilla dalam lanjutan LaLiga 2025/26 dengan skor 1-4, di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Minggu (5/10). Namun, pelatih Blaugrana, Hansi Flick menyebut kekalahan tersebut bukan terberat yang pernah dialami timnya.
Flick mengatakan kekalahan Barcelona dari Inter Milan, pada semifinal Liga Champions musim lalu merupakan yang terberat. Saat itu, klub asal Catalan tersebut takluk dengan skor 4-3 sehingga memupus asa ke final.
“Paling berat tentunya ketika melawan Inter pada semifinal Liga Champions di Milan,” kata Flick dikutip Diario AS.
Berita Terkini:
- Juara Korea Open 2025, Jonatan Christie Fokus Kejar Poin
- Emil Audero Terancam Absen Bela Timnas Indonesia
- Debut Manis, Carlos Alcaraz Angkat Trofi Japan Open 2025
Meski mendapat hasil negatif dari pertandingan kontra Sevilla, Flick menyatakan anak asuhnya mendapat pelajaran berharga. Ia akan melakukan evaluasi untuk ke depannya.
“Saya harus menerima kekalahan ini dan melihat sisi positif. Kami harus mengubah beberapa hal yang tidak dilakukan dengan baik. Kami memang kurang menguasai area. Namun, ini bukan kekalahan paling sulit,” ucapnya.
Selain itu, Flick menyampaikan rasa senangnya karena sekarang jeda internasional. Waktu tersebut akan dimanfaatkannya untuk mencari kelemahan sebelum kompetisi dimulai kembali.
“Senang rasanya bisa mengalami jeda internasional. Itu akan memiliki atmosfer berbeda. Itu akan jadi hal positif. Saya akan mengatakan kepada para pemain bahwa kami akan bekerja keras untuk kembali mencapai level yang seharusnya,” ujarnya.
Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Sports Arena, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Twitter dan TikTok.











