• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Sports Arena
Advertisement
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
Sports Arena
No Result
View All Result
Home FOOTBALL

Satu Anak Satu Bola, Tabiikk MaPAN FC

February 12, 2026
in FOOTBALL, FOOTBALL NASIONAL
0
Satu Anak Satu Bola

Satu Anak Satu Bola. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Sports Arena – “Satu anak, satu bola.. . Walaahh…mimpi apalagi nih Edisyah,” itu guman aku ketika mendengar Edisyahputra punya rencana membagi, secara gratis, sebuah bola sepak untuk satu anak.

Itu reaksi aku setahun yang lalu. Sekarang Edisyah sudah mewujukan mimpi itu jadi nyata. Sekurangnya dia sudah membagi 3.000 bola ke 3.000 anak di kawasan Jabotabek, beberapa kota di Jawa Barat dan Jawa Timur, serta Banda Aceh dan Papua.

Itu kerja bakti sosial luar biasa. Banyak tantangan, butuh tenaga, pikiran, koneksi, ketelitian, kesabaran dan loyalitas. Saya kagum bercampur iri padanya.

Berita Terkini:

  • Daftar Lawan Wakil Indonesia di Malaysia Open 2026
  • Aprilia Pasang Target Tinggi untuk Hentikan Laju Ducati
  • Jordi Cruyff Resmi Jadi Dirtek Ajax, Tetap Rangkap Jabatan di PSSI

Maklum, aku, dan juga kebanyakan insan sepak bola, hanya pandai bicara. Kita berkoar, membangun sepak bola itu mesti dari hilir. Pemain hebat itu, dari pembinaan usia dini.

“Untuk membina usia dini itu, mesti bla… bla…bla, dan harus bla…bla…bla… ” begitu biasanya isi diskusi kita. Ide setumpuk, tapi kita tak mampu mewujudkannya.

Edisyah dengan program ‘Satu Bola Satu Anak ‘ menjawab dan sudah mendahuluinya. Itulah mengapa aku kagum dan iri.

Bagi anak-anak yang berlatih di Sekolah Sepak Bola (SSB) elit, punya bola sendiri sudah lazim. Bahkan mungkin satu anak, punya dua bola. Kualitasnya pun kelas satu.

Tapi bagi ribuan anak tak mampu, di pinggir kota, punya bola sendiri hanya dalam mimpi. Bahkan mereka masih bermain dengan bola yang kulit sudah tercabik-cabik, yang sudah tak layak pakai.

Lantaran itu, bila dikaji program ‘Satu Anak Satu Bola,’ filosofinya tak sekadar pembinaan, tapi lebih dalam, yakni memassalkan sepak bola.

Membuat anak-anak lebih dekat mengenal, menyukai dan meresapi pesona sepak bola, penuh canda tawa. Dan pada gilirannya menggelutinya dengan bahagia.

Bila sebelumnya si anak menendang bola hanya saat berlatih di lapangan, kini dengan bola milik sendiri si anak bisa menyepak bola di mana saja. Bahkan dia bisa tidur dengan bola dipelukannya.

Dan jauh ke dalam lagi, program ‘Satu Anak Satu Bola’ adalah gerakan peduli sosial, membantu anak membangun mental positif dan prilaku sportif dan pribadi yang kuat.

Punya bola, dan sibuk bermain sepak bola tertanam nilai berkompetisi secara sportivitas. Si anak pun jauh dari pengaruh buruk tatanan sosial dan perubahan zaman, yang saat ini seram dan mengancam.

” Awalnya banyak teman-teman tertawa. Justru itu yang membuat saya terpicu, ingin membuktikan bahwa saya bisa,” kata Edisyah, yang menganggap sepak bola sudah belahan hidupnya.

Edisyah mengakui, walau banyak yang tertawa, program ‘Satu Anak Satu Bola’ bisa berjalan berkat bantuan kerabatnya juga. “Uang untuk beli bola, sumbangan dari teman-teman juga,” ujar Edisyah .
+++

Melalui berita olahraga di televisi, aku melihat bagaimana gembiranya anak-anak ketika mendapatkan bola dari Edisyah. Dari moment itu saya meyakini program ‘Satu Anak Satu Bola’ sangat bermanfaat, tak ada mudaratnya.

Syukurlah program itu terus menggeliat. Sekarang sudah berkerjasama dengan Partai Amanat Nasional, di bawah bendera MaPAN FC.

Penanganan semakin serius. Sudah pasti ‘Satu Anak, Satu Bola’, semakin eksis dan luas jangkaunya. Targetnya akan membagi 5 juta bola. Wooww kerennn..

Bisa jadi bila pada perkembangannya, bukan cuma bola. Juga peralatan sepak bola lainnya, seperti jersey berlatih dan sepatu bola.

Dan akan lebih sensaional lagi bila MaPAN FC bisa menyediakan fasilitas lapangan sepak bola. Adalah fakta selain kurang, lapangan sepak bola untuk anak-anak tidak memadai.

Alhasil, suatu ketika nanti, bila prestasi tim nasional sepak bola menembus pentas asia dan dunia, itu karena ada sumbangsih program ‘Satu Anak Satu Bola’ MaPAN FC.

Itu memang harapan. Yang pasti Edisyah dengan MaPAN FC sudah melakukan azas kemanfatan. Itu tidak perlu balasan dan penghargaan, cukup pengakuan.. Tabiikkkk!!!!

– Reva Deddy Utama (RDU), saat Cibubur mulai gelap….

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Sports Arena, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Twitter dan TikTok.

Tags: Sepak BolaSports Arena
Previous Post

SeeJontor FC Tegaskan Peran Jurnalis untuk Sepak Bola Indonesia, Bina Usia Dini Hingga Santunan Ramadan

Next Post

DKI Jakarta Perkuat Pembinaan Sepak Bola Putri Usia Dini Lewat MLSC

Next Post
MLSC Seri 2 Jakarta

DKI Jakarta Perkuat Pembinaan Sepak Bola Putri Usia Dini Lewat MLSC

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Indonesia Kunci Tiket Perempat Final, Bagas/Fikri dan Pram/Yere Saling Jegal!

Jadwal Wakil Indonesia di Perempat Final China Open 2023

September 8, 2023
Carlos Sainz Optimistis Ferrari Tak Tertinggal dari Red Bull

Carlos Sainz Optimistis Ferrari Tak Tertinggal dari Red Bull

January 23, 2023
Tren Positif Ginting Berlanjut di Indonesia Open 2023

Tren Positif Ginting Berlanjut di Indonesia Open 2023

June 15, 2023
Charles Oliveira Cedera, Volkanovski Jadi Lawan Islam Makhachev

Charles Oliveira Cedera, Volkanovski Jadi Lawan Islam Makhachev

October 16, 2023
Djokovic dan Alcaraz Meyakini Rafael Nadal akan Tampil Apik di Australia Open

Djokovic dan Alcaraz Meyakini Rafael Nadal akan Tampil Apik di Australia Open

December 29, 2023
Jumpa pers Indonesia Open 2026

Indonesia Open 2026 Hadir Lebih Modern dengan Teknologi Berkelanjutan

April 14, 2026
MLSC mendapat trofi di PSSI Awards

Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri, MLSC Sabet Gelar PSSI Awards

March 30, 2026
Jumpa pers Titan Run 2026

Rayakan Sedekade, Titan Run 2026 Kembali Hadirkan Tradisi Pesta Durian

March 12, 2026
Selebrasi juara MLSC Seri 2 Jakarta

Laga Ketat dan Juara Baru Warnai MLSC Seri 2 Jakarta & Solo

February 15, 2026
Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026

Kejuaraan Klub Mitra PB Djarum 2026, Ajang Pembinaan Atlet Muda

February 14, 2026

Recent News

Jumpa pers Indonesia Open 2026

Indonesia Open 2026 Hadir Lebih Modern dengan Teknologi Berkelanjutan

April 14, 2026
MLSC mendapat trofi di PSSI Awards

Bangun Ekosistem Sepak Bola Putri, MLSC Sabet Gelar PSSI Awards

March 30, 2026
Jumpa pers Titan Run 2026

Rayakan Sedekade, Titan Run 2026 Kembali Hadirkan Tradisi Pesta Durian

March 12, 2026
Selebrasi juara MLSC Seri 2 Jakarta

Laga Ketat dan Juara Baru Warnai MLSC Seri 2 Jakarta & Solo

February 15, 2026
Sports Arena

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022

No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022