Sports Arena – Daniil Medvedev mempertahankan performa terbaiknya di bulan ini untuk menjuarai Qatar Open 2023, di mana unggulan ketiga itu menang 6-4, 6-4 atas Andy Murray untuk merebut gelar turnamen di Doha, Sabtu waktu setempat atau Minggu (26/2).
Dalam pertarungan antara dua mantan petenis nomor satu dunia itu, Daniil Medvedev memulai dengan cepat di kedua set untuk meraih kemenangan dalam waktu satu jam 47 menit, dengan lebih dulu memimpin 4-1 pada set pertama dan unggul 3-1 pada set kedua.
Andy Murray, yang memenangi empat pertandingan sebelumnya di Doha pekan ini dalam tiga set, merebut kembali break di setiap set, tetapi Medvedev kembali menggagalkan upaya petenis berusia 35 tahun itu untuk merebut gelar level tur ke-17.
Terkini:
- Jokowi Targetkan Bangun Pusat Latihan Sepakbola di IKN
- Lima Wakil Indonesia Jadi Unggulan All England 2023
- Bobby Nasution: Offroad Bukan Sekedar Hobi, IOF Sesuai dengan Hati
“Itu pertandingan yang sulit,” kata Medvedev, dikutip dari laman resmi ATP, Minggu (26/2).
“Hari ini sedikit berangin, jadi kami berdua berjuang untuk menemukan ritme kami… Hari ini adalah pertarungan besar bagi kami berdua. Terkadang kami bermain buruk, lalu tiba-tiba kami berdua bermain luar biasa, dan saya senang bisa menang.”
Medvedev menjadi petenis pertama yang meraih gelar tunggal berturut-turut pada musim ATP Tour 2023.
Petenis berusia 27 tahun itu melewati Rafael Nadal di peringkat tujuh ATP, Senin (27/2), sebagai hasil dari kemenangannya di Doha.
“Saya berhasil menemukan momentum di Rotterdam,” ujar Medvedev, ketika ditanya tentang penampilannya baru-baru ini.
“Dua pertandingan pertama yang saya mainkan di sana sangat sulit. Saya tidak merasa baik sebelum turnamen itu, dan kemudian mulai di perempat final melawan Felix (Auger-Aliassime), saya mulai menemukan ritme saya.”