• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Sports Arena
Advertisement
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
Sports Arena
No Result
View All Result
Home FOOTBALL

Gelar FGD, Menpora Diduga Lakukan Konsolidasi Voters KLB PSSI

February 9, 2024
in FOOTBALL, FOOTBALL NASIONAL
0
Gelar FGD, Menpora Diduga Lakukan Konsolidasi Voters KLB PSSI

Menpora Zainudin Amali Gelar FGD Perbaikan Inpres Nomor 3 Tahun 2019. (Kemenpora)

Share on FacebookShare on Twitter

Sports Arena – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali diduga melakukan konsolidasi pemilik suara atau voters KLB PSSI dengan embel-embel menggelar Forum Grup Discussion (FGD) perbaikan Inpres Nomor 3 Tahun 2019.

Dugaan tersebut diungkapkan Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali mengingat Zainudin Amali merupakan salah satu calon Wakil Ketua Umum PSSI dalam pemilihan yang akan berlangsung pada KLB PSSI, 16 Februari mendatang.

“Fakta membuktikan dua kali ada agenda pertemuan yang dilakukan oleh Zainudin Amali untuk mengkonsolidasikan pemilik suara PSSI. Pertama dilakukan di Palembang pada 30 Januari hingga 1 Februari 2023. Alih-alih menggelar FGD untuk perbaikan Inpres percepatan pembangunan sepak bola nasional Nomor 3 Tahun 2019, sejatinya forum ini digunakan untuk konsolidasi pemilik suara wilayah Sumatra,” jelas Akmal Marhali dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @akmalmarhali20.

Terkini:

  • Raphael Varane Umumkan Pensiun dari Timnas Prancis
  • Efek Sprint Race, Jadwal MotoGP 2023 Berubah Drastis!
  • Tampilan Memesona Wulan Guritno Kala Bermain Tenis

“Ada 10 Asprov yang diundang untuk menghadiri acara dan 9 klub, baik dari Liga 1 hingga Liga 3. Menariknya walaupun FGD di wilayah Sumatra, ada klub-klub yang tidak diundang karena bukan pemilik suara. Menariknya, Inpres dikeluarkan 2019, baru kali ini mau dibahas, ada apa dibalik FGD yang digelar Menpora ini?,” tambah Akmal.

Akmal Marhali juga menyebutkan bahwa Zainudin Amali juga akan menggelar acara serupa di Jakarta pada 3 hingga 5 Februari 2023, mendatang. Akmal menyebut, ada total 6 Asprov, 30 klub (Liga 1, 2 dan 3), Asosiasi Futsal, Asosiasi Sepakbola Wanita serta Asosiasi Pemain Profesional Sepakbola Indonesia yang diundang dalam acara tersebut.

Koordinator Save Our Soccer (SOS), Akmal Marhali. (Instagram @akmalmarhali20)

“Kedua dilakukan di Jakarta untuk pemilik suara wilayah Jawa. Lagi-lagi medianya yang digunakan adalah Forum Grup Discussion untuk membahas Inpres Nomor 3 Tahun 2019. Menariknya, tidak semua klub diundang, hanya pemilik suara. Banyak klub di wilayah Jawa tidak diundang dalam acara tersebut, karena bukan pemilik suara,” jelas Akmal.

Ironisnya, Akmal menyebutkan, dalam FGD tersebut akan ada uang pengganti akomodasi dan transportasi bagi para peserta.

“Ini sangat ironis sekali ketika uang negara digunakan untuk bancakan menuju Kongres Luar Biasa PSSI. Harus diinvestigasi, karena ini bisa merupakan indikasi korupsi,” tegas Akmal.

Akmal mengatakan, anggota PSSI juga bisa melaporkan hal tersebut kepada Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA. Akmal menyebut bahwa hal tersebut adalah intervensi pemerintah yang bisa membuat sepak bola Tanah Air kena sanksi FIFA.

Akmal mencontohkan, Federasi Sepak Bola India pada 15 Agustus 2022 disanksi FIFA dalam pemilihan pengurus PSSI India. Alasannya disebutkan Akmal, karena dalam status FIFA pasal 15 dan 19 menyebutkan bahwa PSSI tidak boleh diintervensi oleh pihak ketiga termasuk pemerintah dama kepengurusan ataupun pemilihan pengurus PSSI.

“Di Statuta PSSI pun di Pasal 7 tentang netralitas dan anti diskriminasi disebutkan bahwa tidak boleh ada intervensi pemerintah dalam kaitannya dengan PSSI. Ini bahaya, kalau kemudian FIFA mencium ada indikasi intervensi pemerintah dalam KLB PSSI 2023, maka bersiap-siaplah PSSI akan mendapat sanksi dari FIFA,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Akmal juga menyebut perlu adanya penyelidikan terhadap pertemuan yang digelar oleh Menteri BUMN, Erick Thohir dengan sejumlah voter. Erick Thohir sendiri merupakan Calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027.

“Manuver juga dilakukan pejabat negara jelang KLB PSSI. Menteri BUMN, Erick Thohir mengumpulkan sejumlah voters yang diinisiasi oleh tim suksesnya Iwan Budianto, Yunus Nusi, Juni Rahman, Ferry Paulus dan Pieter Tanuri. Kabarnya ada sodakoh di sana. Ini perlu diselidiki, jangan sampai uang negara digunakan untuk mobilisasi suara jelang KLB PSSI,” tuntas Akmal.

Tags: Akmal MarhaliKLB PSSIPSSIZainudin Amali
Previous Post

Tampil Impresif, Anthony Davis Bawa Lakers Ukir Kemenangan

Next Post

Surabaya BIN Samator Mengamuk, Jakarta BNI 46 Jadi Korban

Next Post
Surabaya BIN Samator Mengamuk, Jakarta BNI 46 Jadi Korban

Surabaya BIN Samator Mengamuk, Jakarta BNI 46 Jadi Korban

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aryna Sabalenka Berduka, Sang Kekasih Konstantin Koltsov Meninggal Dunia

Aryna Sabalenka Berduka, Sang Kekasih Konstantin Koltsov Meninggal Dunia

March 20, 2024
Butuh Cuci Gudang, Christian Pulisic Puncaki Daftar Jual Chelsea

Butuh Cuci Gudang, Christian Pulisic Puncaki Daftar Jual Chelsea

February 11, 2023
Fajar/Rian Lolos ke 16 Besar Indonesia Open 2023

Fajar/Rian Lolos ke 16 Besar Indonesia Open 2023

June 13, 2023
Damai Itu Indah! Perselisihan Jadon Sancho dan Erik ten Hag Mereda

Damai Itu Indah! Perselisihan Jadon Sancho dan Erik ten Hag Mereda

September 16, 2023
Timnas Indonesia Petik Kemenangan Perdana di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Timnas Indonesia Petik Kemenangan Perdana di Kualifikasi Piala Dunia 2026

March 22, 2024
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Gagal ke Final Malaysia Open 2026, Jonatan Soroti Kebiasaan Kehilangan Poin

January 10, 2026
Pemain baru Manchester City, Antoine Semenyo

Semenyo ke Manchester City, Peluang Juara Arsenal Terancam

January 10, 2026
Pelatih Persija Jakarta, Mouricio Souza

Hadapi Persib, Persija Fokus Total Raih Kemenangan

January 10, 2026
Para pemain Satria Muda sedang diberi arahan teknis

Satria Muda Fokus Keseimbangan Demi Gelar Juara

January 6, 2026
Kapten Dewa United, Ricky Kambuaya

Dewa United Tumbang di Lampung, Ricky Kambuaya Sorot Kinerja Wasit

January 6, 2026

Recent News

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Gagal ke Final Malaysia Open 2026, Jonatan Soroti Kebiasaan Kehilangan Poin

January 10, 2026
Pemain baru Manchester City, Antoine Semenyo

Semenyo ke Manchester City, Peluang Juara Arsenal Terancam

January 10, 2026
Pelatih Persija Jakarta, Mouricio Souza

Hadapi Persib, Persija Fokus Total Raih Kemenangan

January 10, 2026
Para pemain Satria Muda sedang diberi arahan teknis

Satria Muda Fokus Keseimbangan Demi Gelar Juara

January 6, 2026
Sports Arena

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022

No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022