Sports Arena – Kompetisi HYDROPLUS Soccer League Surabaya 2026 yang berlangsung di Lapangan Bola Bogowonto, Sabtu (23/5) sudah rampung digelar. Tigers Football Academy keluar sebagai juara U-18. Sementara itu di level U-15, giliran Arema FC Women yang memuncaki klasemen akhir pada ajang pembinaan sepak bola putri usia muda yang digagas Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS tersebut.
Komitmen dan keseriusan tim-tim peserta dalam mengikuti HYDROPLUS Soccer League di Surabaya juga semakin terlihat sepanjang gelaran musim ini. Kompetisi sepak bola putri usia muda tersebut tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga indikator meningkatnya pembinaan di level klub.
Program Director HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono, mengatakan perkembangan sepak bola putri, khususnya di Surabaya, tidak terlepas dari intensitas pertandingan yang rutin dijalani para pemain. Dengan jadwal laga setiap satu hingga dua pekan sekali, para pemain memiliki kesempatan untuk terus mengasah kemampuan melalui latihan yang konsisten selama berbulan-bulan.
“Hydroplus Soccer League memang dihadirkan sebagai bagian dari roadmap pengembangan sepak bola putri yang berkelanjutan, karena ini masih jenjang lanjutan dari MilkLife Soccer Challenge yang mempertandingkan kompetisi usia di bawahnya. Kualitas permainan dan mental kompetitif mereka dapat terasah seiring meningkatnya jam terbang di lapangan. Mereka bertanding setiap satu atau dua minggu sekali, lalu di sela-sela itu tetap menjalani latihan selama sembilan sampai sepuluh bulan. Jadi secara alamiah kualitas permainan mereka pasti meningkat,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Arema FC Women dan Tigers Football Academy yang berhasil menjadi wakil Regional Surabaya untuk tampil di putaran nasional HYDROPLUS Soccer League. Kedua tim tersebut dijadwalkan berlaga pada putaran nasional yang berlangsung pada 5 hingga 12 Juli mendatang bersama enam tim lainnya dari tiga regional berbeda.
“Selamat kepada Arema FC Women dan Tiger FC Academy yang nantinya akan mewakili Regional Surabaya di putaran nasional. Mereka akan bertanding melawan enam tim dari tiga regional lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, ajang HYDROPLUS Soccer League All-Stars nantinya juga akan menjadi bagian penting dalam proses seleksi pemain menuju Tim Nasional Putri U-16 Indonesia. Para pemain terbaik akan dipantau untuk dipersiapkan tampil pada turnamen Piala Srikandi Merdeka Cup yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang.
Group Brand Head HYDROPLUS, Yose Moriza, menyebut Hydroplus Soccer League menjadi wadah bagi pesepak bola putri usia muda untuk terus mengembangkan diri dan menambah pengalaman bertanding.
Yose juga mengapresiasi perjuangan seluruh peserta sepanjang turnamen serta berpesan agar para pemain terus mengasah kemampuan karena perjalanan mereka masih panjang.
“Hydroplus Soccer League merupakan wahana bagi pesepakbola muda putri untuk mengasah dan meningkatkan kemampuan. Kompetisi ini diharapkan dapat menjadi ruang lahirnya talenta-talenta muda potensial. Selamat bagi para juara, tapi jangan terlena karena perjuangan masih panjang. Bagi yang belum menuai hasil maksimal, jangan patah semangat, teruslah aktif berolahraga,” ucap Yose.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Timur, Hadi Wawan Guntoro, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya HYDROPLUS Soccer League yang dinilai mampu membangkitkan semangat pembinaan sepak bola putri usia muda di daerah. Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang nantinya mampu memperkuat tim nasional Indonesia, khususnya dari Jawa Timur.
“Harapan kami, dari kompetisi ini bisa lahir calon-calon atlet nasional asal Jawa Timur. Saya juga berharap program pembinaan sepak bola putri dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga memberi ruang bagi pemain muda untuk berkembang. Insyaallah Jawa Timur siap untuk terus menjadi venue sekaligus pusat pembibitan atlet-atlet, khususnya sepak bola putri,” pungkasnya.
Tigers Football Academy berhasil tampil sebagai juara setelah menunjukkan performa konsisten sepanjang kompetisi. Tim tersebut sukses mengakhiri musim dengan koleksi 31 poin dan memastikan diri berada di puncak klasemen, unggul dari rival terdekatnya Arema FC Women dengan 28 poin.
Keberhasilan Tigers Football Academy tidak diraih dengan mudah. Sejak awal kompetisi, mereka harus bersaing ketat dengan Arema FC Women yang terus menempel dalam perebutan posisi teratas. Persaingan kedua tim menjadi sorotan utama karena sama-sama tampil impresif dan menunjukkan kualitas permainan yang stabil.
Tigers Football Academy mampu menjaga konsistensi berkat organisasi permainan yang solid, lini pertahanan disiplin, serta efektivitas dalam memanfaatkan peluang seperti pada pertandingan terakhirnya melawan Putri Meta yang sukses diraihnya dengan kemenangan 4-1.
Dalam laga tersebut, Tigers Football Academy langsung mendominasi jalannya permainan sejak babak pertama dimulai. Meski beberapa serangannya belum membuahkan hasil, Haviva Oktaditya akhirnya mengubah keadaan setelah mencetak gol pada menit 19. Skor pun berubah menjadi 1-0 untuk Tigers Football Academy.
Di babak kedua, Tigers Football Academy semakin percaya diri merebut kemenangan di laga tersebut. Hasilnya, Haviva Oktaditya berhasil mencetak gol keduanya di menit 36 berkat mendapatkan umpan manis dari rekannya sekaligus saudara kembarnya, Havivi Oktaditya. Bahkan, Rara Anindita menambah keunggulan timnya menjadi 3-0 setelah solo run dari sisi kiri berhasil dituntaskan dengan baik di menit 44.
Putri Meta sempat mencoba bangkit dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya di depan gawang Tigers Football Academy. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-47 ketika Vivi Vera Fernanda berhasil memperkecil ketertinggalan timnya setelah menjebol gawang Tigers Football Academy yang dikawal Khesya Bunga Alkalivi.
Namun Tigers Football Academy kembali menunjukkan ketajamannya. Dinda Yosephine Manurung mencetak gol keempatnya di menit 57 yang menjadi gol penutup dan sekaligus mengukuhkan Tigers Football Academy sebagai juara kategori U-18 HYDROPLUS Soccer League di Surabaya.
Pelatih Tigers Football Academy U-18, Agustina Indah Mahardika, mengaku bangga atas perjuangan timnya setelah berhasil melewati rangkaian kompetisi panjang dengan performa yang konsisten hingga akhir turnamen. Meski senang dengan pencapaian tim, ia menegaskan bahwa para pemain tidak boleh cepat merasa puas. Menurutnya, keberhasilan di podium hanyalah bagian sementara dalam proses pembinaan dan perkembangan pemain muda.
“Kalau untuk pencapaian ini sudah bagus, tetapi menurut saya sebagai pelatih tetap harus ditingkatkan lagi. Dalam kompetisi pasti targetnya menang, tetapi kemenangan itu sifatnya sementara. Saat di podium kita memang jadi pemenang, tapi setelah itu perjuangan kembali dimulai. Jadi jangan cepat puas,” katanya.
Pemain Tigers Football Academy, Havivi Oktaditya, mengaku cukup puas dengan penampilan timnya sepanjang kompetisi. Meski demikian, ia menilai masih banyak hal yang perlu ditingkatkan, terutama dalam membangun kekompakan antar pemain. Ia juga merasa hasil yang diraih tim tidak lepas dari kerja keras para pemain, termasuk latihan tambahan yang dilakukan di luar jadwal resmi tim.
“Menurut saya hasil ini pantas didapatkan karena saya juga melakukan latihan tambahan di luar jam latihan biasanya. Untuk kedepan, kami akan melakukan training camp untuk pemusatan latihan. Latihan tambahan nanti untuk persiapan HYDROPLUS Soccer League All Stars, jadi harus lebih ditingkatkan lagi,” ungkapnya.
Sementara itu, dominasi berbeda terjadi pada kategori U-15. Kali ini, Arema FC Women tampil luar biasa dan sukses merebut gelar juara usai menutup musim dengan koleksi 42 poin, unggul dari Tigers Football Academy yang harus puas menjadi runner-up dengan raihan 32 poin.
Di laga terakhir, Arema FC Academy berhasil mengalahkan Tigers Football Academy 4-2. Gol Arema FC Women berhasil dicetak oleh Yekti Ulya Sihamuddakwah (1’), Kesya Arabela Manisya Nian (28’, 33’), dan Agustine Kafiar (35’). Sedangkan Tigers Football Academy hanya mampu membalas dua gol yang diciptakan Yumna Naziya Final (5’), dan Kinanthi Martha Shailla (21’).
Pelatih Arema FC Women U-15, Nanang Habibi, mengakui anak asuhnya belum tampil maksimal pada laga pekan terakhir di kompetisi itu. Kondisi fisik pemain yang menurun serta minimnya persiapan menjadi faktor utama yang mempengaruhi performa tim, khususnya pada babak pertama pertandingan.
Nanang menjelaskan, sejumlah pemain mengalami kelelahan karena padatnya aktivitas sekolah sehingga tim baru bisa berkumpul lengkap pada malam sebelum pertandingan digelar. Situasi tersebut membuat Arema FC Women U-15 tidak memiliki waktu persiapan yang ideal untuk menghadapi laga penentuan.
“Di babak pertama anak-anak kurang begitu maksimal tadi. Mungkin beberapa pemain sebelum ke sini mengalami kelelahan karena kita baru kumpul ketemu semua semalam. Ada kegiatan sekolah juga, jadi untuk pekan terakhir ini sebenarnya kami tidak punya persiapan,” ujar Nanang.
Di sisi lain, salah satu sorotan utama di HYDROPLUS Soccer League Surabaya datang dari penampilan gemilang dari Penyerang Arema FC Women, Keysa Arabela Manisya Nian. ia tampil tajam dengan mengemas 42 gol sepanjang kompetisi, sekaligus menjadikannya sebagai topscorer di kategori usianya. Hal tersebut membuktikan bahwa ia menunjukkan konsistensi performanya selama mendapatkan kesempatan bermain di lapangan.
Perjalanan karier gemilang Keysa ini tidak lepas dari proses pembinaan sejak usia dini melalui MilkLife Soccer Challenge. Dari ajang tersebut, perkembangan kemampuannya terus berlanjut hingga mampu menembus level kompetitif bersama Arema FC Women U-15. Performa impresifnya juga membuka jalan baginya ke level internasional.
Pada awal Mei 2026, Pelatih Timnas Putri Indonesia U-17 Timo Scheunemann memasukan namanya sebagai salah satu pemain yang mengikuti training camp di Prancis. Kesempatan menjalani pemusatan latihan di Eropa menjadi pengalaman penting bagi perkembangan kariernya, sekaligus menambah jam terbang di atmosfer sepak bola internasional yang lebih kompetitif.
“Saya dapat banyak ilmu baru di sana. Diajarin kalau dapat bola harus cari informasi dulu sebelum ambil keputusan. Terus juga latihan defense waktu tim sedang diserang dan itu saya terapkan di pertandingan ini,” ungkapnya.
Ia juga mengaku tertantang bermain di kelompok usia yang lebih tinggi. Ia bahkan berharap mendapat kesempatan tampil di level U-18 agar bisa merasakan atmosfer pertandingan yang lebih kompetitif. “Saya juga pengen main di U-18, karena kalau di U-15 menurut saya permainannya belum terlalu keras. Kalau di atas pasti lebih cepat dan lebih menantang,” katanya.
Usai memenangi gelar HYDROPLUS Soccer League Surabaya, Tigers Football Academy dan Arema FC Women meraih tiket untuk berlaga di HYDROPLUS Soccer League All-Stars yang akan dihelat di Kudus pada 5-12 Juli 2026. Ajang tersebut akan mempertemukan juara dan runner up U-15 dan U-18 dari empat kota penyelenggaraan yakni Bandung, Jakarta, dan Kudus.
Daftar pemenang HYDROPLUS Soccer League Surabaya:
U-15
Champion : Arema FC Women
Runner-up : Tigers Football Academy
Top Scorer : Keysa Arabela Manisya Nian (Arema FC Women) – 42 Gol
Best Goalkeeper : Allicia Pramitha (Tigers Football Academy)
Best Player : Lintang Anugrah Radisty (Arema FC Women)
U-18
Champion : Tigers Football Academy
Runner-up : Arema FC Women
Top Scorer : Rara Anindita (Tigers Football Academy) – 17 Gol
Best Goalkeeper : Kesya Putri (Arema FC Women)
Best Player : Havivi Oktaditya (Tigers Football Academy)











