• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Sports Arena
Advertisement
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
Sports Arena
No Result
View All Result
Home FOOTBALL

Open Minded dan Visi-Misi Jelas, Guru Besar UNY Apresiasi La Nyalla

February 8, 2023
in FOOTBALL, FOOTBALL NASIONAL
0
Open Minded dan Visi-Misi Jelas, Guru Besar UNY Apresiasi La Nyalla

Calon Ketua Umum PSSI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. (Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Sports Arena – Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta, Prof Dr Ria Lumintuarso, M.Si mengapresiasi calon Ketua Umum PSSI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti yang menurutnya open minded dengan visi dan misi yang jelas, terarah dan terukur.

“Patut kita apresiasi bahwa Pak La Nyalla ini sangat terbuka kepada semua pihak, visi dan misinya juga jelas dan terukur. Tujuannya adalah kemajuan sepakbola Indonesia,” kata Prof Ria saat menyampaikan materi dalam acara bertajuk “Nya11a, Asprov PSSI Strategic Role LaNyalla Vision” di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (7/2).

Menurut Prof Ria, saat ini ia melihat sepertinya PSSI berada di zona nyaman. Oleh karenanya, La Nyalla datang dengan membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

Terkini:

  • Leo/Daniel Tembus Peringkat 10 Besar Dunia
  • Kyrie Irving Akhirnya Tinggalkan Brooklyn Nets
  • Erick Thohir Menepis Adanya Rivalitas dengan La Nyalla Mahmud Mattalitti

“Ketika kita ingin mengubah sesuatu, maka kita harus melihat kelemahan kita dulu. PSSI sepertinya berada di zona nyaman,” ujar Prof Ria.

Saat ini, Prof Ria melanjutkan, diperlukan manajemen yang efektif, berkapasitas dan profesional. Tujuannya, tentu untuk membawa sepakbola ini ke arah yang lebih baik lagi.

“Dukungan finansial dari pusat ke daerah sebagaimana disampaikan Pak La Nyalla dalam paparannya, tentu harus dijadikan pemacu untuk menciptakan industri sepakbola yang sehat, sekaligus prestasi gemilang,” kata Prof Ria.

Paparan visi misi AA La Nyalla Mahmud Mattalitti di Hotel Sultan, Jakarta (Istimewa)

Saat ini, ia melanjutkan, sport industri sudah bergulir cukup baik. Itu dibuktikan dengan tingginya nilai jual klub di mata investor.

“Tapi nilai ungkit prestasi juga harus dibarengi. Ini yang menjadi strategi ke depan. Dukungan pusat ke daerah dalam hal finansial, itu sangat positif. Harus menjadi alat picu awal. Ada prestasi ada industri,” terang Prof Ria.

Tentu pendekatan yang harus dilakukan adalah event dan pembinaan. Keduanya harus berjalan beriringan. “Pembangunan sepakbola berbasis event itu berarti diperlukan independensi, terstruktur dan akuntabel. Sedangkan menjualnya diperlukan positioning, image dan identity,” paparnya.

Ditekankannya, untuk program pembinaan harus berjenjang dan jangka panjang. “Sistem kompetisi harus ditata dengan baik. Kita harus disiplin terhadap hal itu, sebagaimana telah dipaparkan oleh Pak La Nyalla,” ujarnya.

Sementara Ketua Asprov PSSI Jabar, Tommy Apriantono dalam paparannya menjelaskan, harkat dan martabat bangsa diangkat oleh salah satunya olahraga.

“Prestasi olahraga di level internasional menjadi barometer sistem pembinaan keolahragaan. Sejak Sea Games 1991, prestasi sepakbola Indonesia fluktuatif,” ujarnya.

Tommy menyebut ada empat pilar pembinaan sepakbola yakni usia dini, kompetisi, pelatih dan timnas. “Pembinaan usia dini belum dikelola dengan benar baik pengenalan dan pemasalan. Filanesia belum dimassifkan. Tidak ada kompetisi yang berlangsung lama untuk usia remaja,” tutur Tommy.

Di sisi lain, dalam hal kepelatihan, Tommy menyebut sesungguhnya pelatih yang membuat pemain menjadi andal dalam mengolah si kulit bundar. Tapi pendidikan kepelatihan tidak diperhatikan dengan baik. Kalau Indonesia mau berprestasi, harus mengubah cara berlatihnya,” papar Tommy.

Sedangkan Jeysing Muthiah (FIFA Development/Football Consultant) menegaskan, paparan yang disampaikan La Nyalla dalam visi dan misinya diyakini dapat mengembangkan sepakbola Indonesia di masa depan ke arah yang semakin baik dengan basis pembinaan yang tepat.

Tags: AA La Nyalla Mahmud MattalittiKetua Umum PSSIProf Dr Ria LumintuarsoTommy Apriantono
Previous Post

Andakara Prastawa Raih Top Steals Hingga Seri Kedua

Next Post

Jorge Martin Diberi Tantangan Berat Jelang MotoGP 2023

Next Post
Jorge Martin Diberi Tantangan Berat Jelang MotoGP 2023

Jorge Martin Diberi Tantangan Berat Jelang MotoGP 2023

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Festival SenengMinton 2026 di Solo

Semai Bibit Atlet Sejak Dini, MilkLife Festival SenengMinton Sambangi Solo

October 1, 2026
Percaya Takhayul, Ducati Tak Paksa Pecco Bagnaia Pakai Nomor 1

Percaya Takhayul, Ducati Tak Paksa Pecco Bagnaia Pakai Nomor 1

January 23, 2023
Ilkay Gundogan: Saya Sangat Bahagia Pindah ke Barcelona

Ilkay Gundogan: Saya Sangat Bahagia Pindah ke Barcelona

July 19, 2023
Gelontoran Hadiah 1,6 Miliar Hiasi Ajang Superchallenge Super Prix 2025

Gelontoran Hadiah 1,6 Miliar Hiasi Ajang Superchallenge Super Prix 2025

March 13, 2025
Hajar Brunei, Shin Tae-Yong Bingung Harus Evaluasi Apa!

Thomas Doll Kritik Kinerja Shin Tae-yong

February 3, 2023
Festival SenengMinton 2026 di Solo

Semai Bibit Atlet Sejak Dini, MilkLife Festival SenengMinton Sambangi Solo

October 1, 2026
MilkLife Festival SenengMinton 2026 di Magelang

480 Siswa Ramaikan MilkLife Festival SenengMinton 2026 di Magelang

September 24, 2026
Selebrasi juara MLSC Seri 1 Jakarta Raya

Dari Jakarta Hingga Yogyakarta, Empat Sekolah Tampil Jadi Juara MLSC

September 20, 2026
Coaching clinic MLSC bersama leganda Jepang

MLSC Rangkul Legenda Jepang Bimbing Pesepak Bola Muda

September 17, 2026
Djarum Foundation mendapat penghargaan Indonesia Sports Awards kategori Sports Industry of The Year 2026 dari Kemenpora

Konsistensi Pembinaan Olahraga Usia Dini, Djarum Foundation Sabet Indonesia Sports Awards 2026

September 11, 2026

Recent News

Festival SenengMinton 2026 di Solo

Semai Bibit Atlet Sejak Dini, MilkLife Festival SenengMinton Sambangi Solo

October 1, 2026
MilkLife Festival SenengMinton 2026 di Magelang

480 Siswa Ramaikan MilkLife Festival SenengMinton 2026 di Magelang

September 24, 2026
Selebrasi juara MLSC Seri 1 Jakarta Raya

Dari Jakarta Hingga Yogyakarta, Empat Sekolah Tampil Jadi Juara MLSC

September 20, 2026
Coaching clinic MLSC bersama leganda Jepang

MLSC Rangkul Legenda Jepang Bimbing Pesepak Bola Muda

September 17, 2026
Sports Arena

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022

No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022