• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Sports Arena
Advertisement
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
Sports Arena
No Result
View All Result
Home MOTOGP

Jack Miller: Gaji Pembalap MotoGP Turun Drastis

April 20, 2025
in MOTOGP, AUTOMOTIVE
0
Para pembalap MotoGP saat mau menikung

Para pembalap MotoGP saat mau menikung. (Honda HRC Castrol)

Share on FacebookShare on Twitter

Sports Arena – Pembalap Pramac Yamaha, Jack Miller, menyoroti isu turunnya nilai kontrak pembalap MotoGP saat ini. Menurutnya uang yang didapatkan sekarang jauh berbeda dibanding era keemasan seperti masa Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

Pada masanya, para bintang besar seperti Rossi dan Lorenzo mendapatkan bayaran fantastis untuk tampil di level tertinggi kejuaraan dunia. Namun Miller menilai situasinya kini telah berubah drastis.

“Dahulu, para pembalap papan atas—tiga atau empat orang—dibayar luar biasa. Sekarang, para rookie atau bahkan pembalap berpengalaman seperti saya harus menandatangani kontrak dengan bayaran yang sangat kecil. Hanya demi bisa naik motor atau sekadar mendapat tempat di tim,” kata Miller dalam siniar Gypsy Tales.

Berita Terkini:

  • Klasemen MotoGP 2025, Marc Marquez Kembali ke Puncak
  • Megawati Hangestri Resmi Berseragam Gresik Petrokimia
  • Carlo Ancelotti Pasrah Dirinya Dipecat Real Madrid

Saat ini Fabio Quartararo dilaporkan sebagai pembalap yang bayarannya tertinggi, sekitar €12 juta per tahun. Sementara Marc Marquez, yang sebelumnya menjadi pembalap dengan gaji tertinggi di Honda, memilih hengkang pada 2023.

Ada sederet faktor yang membuat bayaran pembalap menurun. Miller berpendapat keadaan tersebut karena dominasi pabrikan dan performa motor yang kini dianggap lebih menentukan hasil daripada kemampuan individu pembalap.

“Satu-satunya cara lain untuk mendapat bayaran layak atau berkembang adalah dengan pindah ke motor yang berbeda. Standarnya sudah ditentukan di sana. Pasarnya menurun,” ucapnya.

“Marc tetap Marc, dan Pecco tetap Pecco. Tapi coba kita lihat 10 tahun lalu—sulit dikatakan sebagai pembalap, tapi saat itu semua saling berebut pembalap terbaik.”

“Kecuali jika si pembalap memang ingin pindah—seperti saya atau Enea dari Ducati—tidak ada tim yang benar-benar mencoba membajak mereka. Sekarang rasanya seperti tak ada persaingan untuk mendapatkan pembalap.”

Miller menilai kekuatan motor saat ini menjadi faktor utama. “Tim berkata, ‘Kamu mau kesempatan naik motor ini? Ya, ini syaratnya’. Sayangnya, para pembalap tidak dibayar sesuai dengan nilai dan risikonya.”

Selain itu, Miller juga menjelaskan bagaimana keinginan kuat para pembalap untuk mendapatkan motor terbaik justru melemahkan posisi tawar mereka saat negosiasi kontrak.

“Yang terbaik akan tetap bersinar. Tapi kalau pilihan mulai terbatas, atau memang tidak ada karena satu tim terlalu dominan, maka nilai pasar turun,” kata Miller.

“Para pembalap ingin menang, ingin tampil sebaik mungkin. Itu yang mereka kejar—hasil. Tapi sayangnya, banyak dari mereka tidak dibayar sesuai, padahal mereka mempertaruhkan nyawa setiap akhir pekan.”

“Mereka hanya punya waktu terbatas untuk menghasilkan uang. Dan [nilai kontrak pembalap] sudah turun drastis dalam 10 tahun terakhir.”

Kini Miller memasuki tahun ke-11 di MotoGP. Ia pernah membela tim-tim besar seperti Honda, Ducati, KTM, dan kini Yamaha.

Kariernya sempat nyaris berakhir tahun lalu setelah kehilangan kursi di tim pabrikan KTM yang diberikan kepada Pedro Acosta. Pilihan tim mulai menipis, hingga akhirnya Pramac beralih dari Ducati ke Yamaha dan menyelamatkan kariernya.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Sports Arena, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Twitter dan TikTok.

Tags: Jack MillerMotoGPSports Arena
Previous Post

Gelora Delta Sidoarjo Jadi Venue Piala AFF U-23 2025

Next Post

PSSI: Piala AFF U-23 2025 Berlangsung di SUGBK dan Stadion Patriot

Next Post
Stadion Utama Gelora Bung Karno

PSSI: Piala AFF U-23 2025 Berlangsung di SUGBK dan Stadion Patriot

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IOF Punya Tagline ‘Unity and Humanity’, Joko Permana Beri Wejangan!

IOF Punya Tagline ‘Unity and Humanity’, Joko Permana Beri Wejangan!

February 18, 2023
Pose Cantik Gege Elisa Bermain Tenis

Pose Cantik Gege Elisa Bermain Tenis

April 24, 2023
Bamsoet Buka Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2024

Bamsoet Buka Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2024

March 4, 2024
Petarung UFC, Jon Jones

Penyesalan Seumur Hidup dalam Karier Jon Jones

November 8, 2025
Ritual Unik Bintang NBA Jelang Pertandingan

Ritual Unik Bintang NBA Jelang Pertandingan

March 2, 2023
Penyerahan medali Titan Run 2026

Titan Run 2026 Pecahkan Rekor MURI

August 15, 2026
Jumpa pers Srikandi Merdeka Cup 2026

Srikandi Merdeka Cup 2026 Siap Digelar, Tujuh Negara Bersaing

July 29, 2026
Rayhan Hannan, Fabio Azka Irawan, dan Witan Sulaeman dalam acara Meet & Greet bersama pemain Persija Jakarta.

Banyak Pemain Persija Dipanggil Timnas, Rayhan Hannan Sebut Jadi Nilai Tambah Klub

July 2, 2026
Selebrasi juara HPSL Jakarta 2025/2026

Cipta Cendikia FA dan Putri JP Juarai HPSL Jakarta 2025/2026

June 6, 2026
Jumpa pers Indonesia International Open 2026

IIO 2026 Hadir Lagi, Pebiliar Dunia Berebut Hadiah Rp1,6 Miliar

June 5, 2026

Recent News

Penyerahan medali Titan Run 2026

Titan Run 2026 Pecahkan Rekor MURI

August 15, 2026
Jumpa pers Srikandi Merdeka Cup 2026

Srikandi Merdeka Cup 2026 Siap Digelar, Tujuh Negara Bersaing

July 29, 2026
Rayhan Hannan, Fabio Azka Irawan, dan Witan Sulaeman dalam acara Meet & Greet bersama pemain Persija Jakarta.

Banyak Pemain Persija Dipanggil Timnas, Rayhan Hannan Sebut Jadi Nilai Tambah Klub

July 2, 2026
Selebrasi juara HPSL Jakarta 2025/2026

Cipta Cendikia FA dan Putri JP Juarai HPSL Jakarta 2025/2026

June 6, 2026
Sports Arena

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022

No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022