• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Sports Arena
Advertisement
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
Sports Arena
No Result
View All Result
Home MOTOGP

Pecco Bagnaia Terpuruk, Ducati Dipertanyakan

June 1, 2025
in MOTOGP, AUTOMOTIVE
0
Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia

Pembalap Ducati, Pecco Bagnaia. (MotoGP)

Share on FacebookShare on Twitter

Sports Arena – Francesco ‘Pecco’ Bagnaia sedang berada dalam krisis. Di balik reputasi Ducati sebagai motor terbaik MotoGP, ia justru kesulitan besar menunggangi Desmosedici GP25.

Masalah dimulai sejak Ducati memutuskan untuk tidak memakai mesin baru musim ini. Meski keputusan tersebut ditentang Bagnaia dan Marc Marquez

Bagnaia kehilangan rasa pada bagian depan motor. Di Silverstone, masalah itu memuncak setelah ia disalip Johann Zarco dengan mudah, dan mengaku ban belakangnya habis total sebelum sprint berakhir.

Berita Terkini:

  • Jeremie Frimpong Jadi Rekrutan Baru The Anfield Gank
  • Menang GP Monako, Lando Norris Masih Punya Banyak PR
  • Kompetisi Tinju Robot Digelar, Masa Depan Teknologi Kian Nyata

Dalam rapat tim, Bagnaia dan Marquez menyampaikan hal yang sama. Ada sejumlah masalah yang perlu diperbaiki agar Desmosedici GP25 dapat bekerja maksimal.

“Jadi kami hanya mencoba memecahkan masalah kami. Selama [sprint] saya menghabiskan ban belakang sepenuhnya. Itu sulit,” kata Bagnaia dikutip Crash.

“Saya disalip Johann Zarco seperti saat saya di Moto2. Itu sangat disayangkan. Jika kita paham, kita akan menyelesaikannya,” Bagnaia menambahkan.

Ironisnya, di saat Bagnaia dan Marquez kesulitan, Alex Marquez justru bersinar bersama GP24 motor versi lama. Keadaan tersebut yang menimbulkan pertanyaan dari berbegai pihak.

“Di trek ini, Alex Marquez membuat perbedaan dengan GP24. Dia melakukan apa yang saya lakukan musim lalu. Musim ini saya tidak bisa melakukannya,” ucapnya.

Meski terus berupaya, Bagnaia belum menemukan solusi. Oleh karena itu, ia meminta bantuan dari timnya agar bisa kembali lagi tampil gemilang.

“Saya berusaha memberikan yang terbaik, mencari solusi berbeda agar bisa kompetitif, tapi itu belum cukup. Para insinyur berusaha memecahkan masalah kami karena jika kami tidak berjuang untuk posisi teratas, semua orang akan gagal,” tuturnya.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Sports Arena, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Twitter dan TikTok.

Tags: DucatiPecco BagnaiaSports Arena
Previous Post

Dari Luka Jadi Juara, Revolusi Sunyi Luis Enrique Bersama PSG

Next Post

Gagal Juara Liga Champions, Nasib Simone Inzaghi Tetap Aman

Next Post
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi

Gagal Juara Liga Champions, Nasib Simone Inzaghi Tetap Aman

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
IOF Punya Tagline ‘Unity and Humanity’, Joko Permana Beri Wejangan!

IOF Punya Tagline ‘Unity and Humanity’, Joko Permana Beri Wejangan!

February 18, 2023
Petarung UFC, Jon Jones

Penyesalan Seumur Hidup dalam Karier Jon Jones

November 8, 2025
Pose Cantik Gege Elisa Bermain Tenis

Pose Cantik Gege Elisa Bermain Tenis

April 24, 2023
Jumpa pers penghargaan atlet PB Djarum 2025

PB Djarum Beri Apresiasi untuk Atlet Muda Berprestasi 2025

January 28, 2026
ET dan Amali Maju di KLB PSSI, Wasekjen Bara JP:  Konflik Kepentingan Tak Terhindarkan

Erick Thohir Menepis Adanya Rivalitas dengan La Nyalla

February 8, 2023
Penyerahan medali Titan Run 2026

Titan Run 2026 Pecahkan Rekor MURI

August 15, 2026
Jumpa pers Srikandi Merdeka Cup 2026

Srikandi Merdeka Cup 2026 Siap Digelar, Tujuh Negara Bersaing

July 29, 2026
Rayhan Hannan, Fabio Azka Irawan, dan Witan Sulaeman dalam acara Meet & Greet bersama pemain Persija Jakarta.

Banyak Pemain Persija Dipanggil Timnas, Rayhan Hannan Sebut Jadi Nilai Tambah Klub

July 2, 2026
Selebrasi juara HPSL Jakarta 2025/2026

Cipta Cendikia FA dan Putri JP Juarai HPSL Jakarta 2025/2026

June 6, 2026
Jumpa pers Indonesia International Open 2026

IIO 2026 Hadir Lagi, Pebiliar Dunia Berebut Hadiah Rp1,6 Miliar

June 5, 2026

Recent News

Penyerahan medali Titan Run 2026

Titan Run 2026 Pecahkan Rekor MURI

August 15, 2026
Jumpa pers Srikandi Merdeka Cup 2026

Srikandi Merdeka Cup 2026 Siap Digelar, Tujuh Negara Bersaing

July 29, 2026
Rayhan Hannan, Fabio Azka Irawan, dan Witan Sulaeman dalam acara Meet & Greet bersama pemain Persija Jakarta.

Banyak Pemain Persija Dipanggil Timnas, Rayhan Hannan Sebut Jadi Nilai Tambah Klub

July 2, 2026
Selebrasi juara HPSL Jakarta 2025/2026

Cipta Cendikia FA dan Putri JP Juarai HPSL Jakarta 2025/2026

June 6, 2026
Sports Arena

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022

No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022