Sports Arena – Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez menyampaikan permintaan maafnya kepada publik usai menabrak Miguel Oliveira pada pagelaran MotoGP Portugal, Minggu (26/3) waktu setempat.
Marquez mengatakan bahwa dirinya tidak pernah berniat mencederai rival secara sengaja.
Dalam perlombaan di Sirkuit Algarve itu, Marc Marquez memang membalap dengan cukup agresif.
Terkini:
- Francesco Bagnaia Juara, Marc Marquez Kecelakaan
- Pembatalan Drawing Piala Dunia U-20 Bisa Jadi Awal Bencana!
- Kevin dan Valen Lepas Masa Lajang, Acara Pernikahan Berlangsung di Paris
Belum genap lima putaran berlangsung, Marquez terlibat crash dengan Miguel Oliveira.
Marquez yang kehilangan kontrol atas motornya langsung menyeruduk Oliveira yang sedang menikung.
Kedua pebalap langsung terkapar di gravel dan Oliveira sempat kesulitan bangun karena rasa sakit yang tidak tertahankan.
Menanggapi aksinya yang sembrono itu, Marquez sadar dia bersalah dan langsung mengucapkan permintaan maaf kepada publik.
Ia menegaskan bahwa kejadian itu tidak disengaja dan murni kecelakaan semata.
“Pertama, saya meminta maaf sebesar-besarnya kepada Miguel. Memang benar itu sepenuhnya kesalahan saya, dan atas alasan itu saya dijatuhi hukuman untuk Grand Prix selanjutnya di Argentina dengan dua long lap penalty, dan saya benar-benar sepakat,” ujarnya kepada BT Sport.
Untungnya, Oliveira kini dinyatakan sudah fit dan tidak mengalami cedera yang mengkhawatirkan.
Beberapa bagian tubuhnya memang masih memar dan terasa sakit, tetapi tidak ada retak ataupun patah tulang pada organ yang vital.
Setidaknya, fans di Portugal bisa bernafas lega karena pebalap kesayangan mereka terhindar dari cedera yang mengerikan. Kecelakaan itu sendiri memang terjadi sangat cepat dan keras.
“Miguel Oliveira dinyatakan fit. Pemeriksaan medis hanya menunjukkan luka memar di kaki kanannya,” tulis MotoGP dalam keterangan resmi di Twitternya.
Tidak sedikit fans yang mengecam aksi Marquez karena terlalu agresif dan kurang perhitungan terhadap lawan sekitar.