• Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us
Sports Arena
Advertisement
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment
No Result
View All Result
Sports Arena
No Result
View All Result
Home OLYMPIC

Coco Gauff Berhasil Mengukir Sejarah di Dunia Tenis 

November 12, 2024
in OLYMPIC, OLYMPIC INTERNASIONAL
0
Coco Gauff Berhasil Mengukir Sejarah di Dunia Tenis 

Coco Gauff juara WTA Finals 2024. (WTA)

Share on FacebookShare on Twitter

Sports Arena – Coco Gauff mengukir sejarah di dunia tenis dengan menjadi juara termuda di WTA Finals sejak Maria Sharapova.

Dalam final yang penuh ketegangan di King Saud University Indoor Arena, Riyadh, Gauff, unggulan ketiga asal Amerika Serikat, berhasil mengalahkan petenis Tiongkok Zheng Qinwen dengan skor 3-6, 6-4, 7-6(2), Sabtu (9/11).

Gauff yang berusia 20 tahun ini memerlukan waktu tiga jam empat menit untuk memastikan kemenangannya dalam final WTA Finals, turnamen penutup musim yang mempertemukan delapan petenis terbaik dunia. Ini merupakan terpanjang sejak catatan waktu pertandingan dimulai pada 2008.

Berita Terkini: 

  • Fikri/Daniel Melangkah ke 16 Besar Korea Masters 2024
  • Jelang Piala Asia U20, Timnas Gelar Pemusatan Latihan di Jepang
  • Johannis Winar Agendakan Uji Coba Jelang Kualifikasi FIBA Asia Cup 2025

Kemenangan ini semakin mempertegas posisi Gauff sebagai salah satu bintang muda yang paling bersinar di kancah tenis dunia.

Perjalanan Gauff menuju gelar juara tidak mudah. Ia sempat tertinggal satu set dari Zheng dan harus berjuang keras untuk mengatasi keunggulan lawannya. Pada set kedua, Gauff berhasil bangkit dan mematahkan servis Zheng, mengubah jalannya pertandingan menjadi lebih kompetitif.

Di set penentuan, Gauff sekali lagi tertinggal, namun berhasil mengejar hingga pertandingan harus ditentukan melalui tiebreak.

“Ketika pertandingan hampir berakhir dan saya jatuh ke lantai, saya merasa sangat lega. Saya berjanji untuk hanya merayakannya seperti ini di Grand Slam, tapi kali ini saya terlalu lelah dan terlalu bahagia,” ujar Gauff dengan senyum lebar usai pertandingan.

Gelar Bersejarah dan Hadiah Terbesar

Kemenangan ini menjadikan Gauff sebagai juara termuda WTA Finals sejak Maria Sharapova yang meraih gelar pada 2004 di usia 17 tahun. Tidak hanya itu, Gauff juga membawa pulang hadiah terbesar dalam sejarah WTA Tour, yakni sebesar 4,8 juta dolar AS atau sekitar Rp75,2 miliar, menjadikannya sebagai salah satu petenis dengan pencapaian finansial terbesar di akhir musim.

Gauff juga mengamankan peringkat ketiga dunia untuk tahun kedua berturut-turut, semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain terbaik generasi muda.

Momen Bersejarah dalam Karier

Gauff mengawali kariernya dengan mencuri perhatian saat mencapai babak keempat Wimbledon 2019 di usia 15 tahun. Sejak itu, ia terus menunjukkan peningkatan hingga berhasil memenangkan Grand Slam pertamanya di AS Terbuka 2023.

Kemenangan di WTA Finals ini menambah deretan prestasi gemilangnya, menjadikan Gauff sebagai ikon baru tenis Amerika.

Dengan semangat juangnya yang tinggi, Gauff berhasil mengalahkan dua pemain terbaik dunia di WTA Finals kali ini, yakni Aryna Sabalenka di semifinal dan Iga Swiatek di fase grup.

Prestasi ini mencatatkan Gauff sebagai petenis termuda sejak Kim Clijsters pada 2002 yang mampu mengalahkan peringkat satu dan dua dunia dalam satu turnamen WTA Finals.

Masa Depan Cerah bagi Tenis Dunia

Kemenangan Gauff di Riyadh menjadi bukti bahwa generasi baru tenis wanita siap mendominasi panggung internasional. Zheng Qinwen, meski kalah, juga menunjukkan performa yang mengesankan sepanjang turnamen, memperlihatkan bahwa persaingan antar talenta muda akan semakin sengit pada masa mendatang.

Dengan semangat dan kerja keras yang diperlihatkan oleh Gauff dan Zheng, masa depan tenis dunia terlihat semakin cerah. Gauff kini akan beristirahat sejenak untuk mempersiapkan musim depan, membawa semangat dan tekad baru untuk mempertahankan gelarnya dan meraih lebih banyak prestasi pada tahun-tahun mendatang.

Dapatkan sejumlah berita terkini setiap harinya hanya di Sports Arena, dan jangan lupa follow sejumlah akun media sosial kami; Instagram, Twitter dan TikTok.

Tags: Coco GauffWTA Finals
Previous Post

Tatap SEA Games 2025 Thailand, Timnas Basket Putri Gelar Persiapan

Next Post

Timnas Futsal Indonesia Juara ASEAN Futsal Championship 2024

Next Post
Timnas Futsal Indonesia Juara ASEAN Futsal Championship 2024

Timnas Futsal Indonesia Juara ASEAN Futsal Championship 2024

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Aryna Sabalenka Berduka, Sang Kekasih Konstantin Koltsov Meninggal Dunia

Aryna Sabalenka Berduka, Sang Kekasih Konstantin Koltsov Meninggal Dunia

March 20, 2024
Timnas Israel Bikin Dilema Tuan Rumah Piala Dunia U-20?

Ingin Lobi FIFA Soal Israel, Erick Thohir Terbang ke Zurich

March 28, 2023
Trofi FIBA World Cup 2023 Singgah di Pulau Dewata

Trofi FIBA World Cup 2023 Singgah di Pulau Dewata

July 31, 2023
Liverpool Kalah, Brighton dan West Ham Petik Kemenangan di Liga Europa

Liverpool Kalah, Brighton dan West Ham Petik Kemenangan di Liga Europa

November 10, 2023
Kontingen Senam Artistik Riau Meraih Emas Pertama di PON Aceh-Sumut 2024

Kontingen Senam Artistik Riau Meraih Emas Pertama di PON Aceh-Sumut 2024

August 28, 2024
Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Gagal ke Final Malaysia Open 2026, Jonatan Soroti Kebiasaan Kehilangan Poin

January 10, 2026
Pemain baru Manchester City, Antoine Semenyo

Semenyo ke Manchester City, Peluang Juara Arsenal Terancam

January 10, 2026
Pelatih Persija Jakarta, Mouricio Souza

Hadapi Persib, Persija Fokus Total Raih Kemenangan

January 10, 2026
Para pemain Satria Muda sedang diberi arahan teknis

Satria Muda Fokus Keseimbangan Demi Gelar Juara

January 6, 2026
Kapten Dewa United, Ricky Kambuaya

Dewa United Tumbang di Lampung, Ricky Kambuaya Sorot Kinerja Wasit

January 6, 2026

Recent News

Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie

Gagal ke Final Malaysia Open 2026, Jonatan Soroti Kebiasaan Kehilangan Poin

January 10, 2026
Pemain baru Manchester City, Antoine Semenyo

Semenyo ke Manchester City, Peluang Juara Arsenal Terancam

January 10, 2026
Pelatih Persija Jakarta, Mouricio Souza

Hadapi Persib, Persija Fokus Total Raih Kemenangan

January 10, 2026
Para pemain Satria Muda sedang diberi arahan teknis

Satria Muda Fokus Keseimbangan Demi Gelar Juara

January 6, 2026
Sports Arena

Follow Us

  • Cyber Media News Coverage Guidelines
  • Management
  • About Us
  • Contact Us

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022

No Result
View All Result
  • Home
  • Football
    • Internasional
    • Nasional
    • Futsal
  • Basketball
    • Internasional
    • Nasional
  • Badminton
    • Internasional
    • Nasional
  • Fight
    • Internasional
    • Nasional
  • Olympic
    • Internasional
    • Nasional
  • Automotive
  • E-Sports
  • Sportainment

All Rights Reserved by sportsarena.id © 2022